
Keluarga Harmonis

Mau Keluarga Harmonis? Ini 6 Tips untuk Dicoba
- Saling Bersikap Jujur dan Terbuka Terhadap Pasangan
Saling bersikap jujur dan terbuka dengan pasangan.Tips pertama untuk menciptakan keluarga harmonis adalah bersikap jujur dan terbuka terhadap pasangan. Ada banyak hal yang akan menghambat terciptanya suasana harmonis jika Anda dan pasangan tidak mau saling terbuka satu sama lainnya.Keterbukaan dan kejujuran memang sesuatu yang penting bagi kelangsungan sebuah keluarga. Jika Anda menyadari hal ini seharusnya Anda tak perlu kompromi lagi untuk selalu terbuka dan jujur terhadap pasangan.Meskipun mungkin sesuatu yang akan dinyatakan itu pahit namun percayalah bahwa hal ini akan semakin membuat peluang terciptanya keluarga harmonis semakin besar. Dan keuntungan lain jika Anda selalu bersikap jujur dan terbuka ini, maka pasangan yang mungkin awalnya tidak terbiasa akan ikut terbawa dan akhirnya mau bersikap jujur dan terbuka juga. - Saling Berusaha Menciptakan Suasana yang Menyenangkan dalam Keluarga
Berusaha menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga.Dalam sebuah keluarga suasana kegembiraan memang manjadi sebuah hal yang mestinya selalu ada. Namun karena manusia yang memiliki berbagai karakter dan kepribadian, suasana kegembiraan dan kesenangan tidak bisa terwujud setiap saat.Memang seiring dengan waktu berjalannya rumah tangga, sebuah keluarga semakin jarang menemukan kesenangan di antara pasangan dan atau dengan keluarga. Maka dari itu, inilah tantangan yang harus dihadapi setiap keluarga.Lalu bagaimana caranya untuk bisa menciptakan suasana menyenangkan ini? Ada banyak hal yang sebenarnya bisa dilakukan. Hal yang paling realistis dilakukan adalah membuat suasana yang selalu baru dan tidak monoton di setiap hari atau minggunya. - Hindari Sikap Emosional dan Egois dalam Menghadapi Masalah Keluarga
Hindari sikap emosional dan egois yang dapat memicu pertengkaran.Sebagai manusia, setiap pasangan memang akan memiliki emosi sendiri-sendiri. Sisi emosi ini ada yang bisa meletup dan meledak jika memang pasangan tidak mengendalikannya. Nah ketika emosi seseorang ini tak terkendali, sebuah keluarga bisa jadi kemudian berlangsung tidak harmonis.
Dari sini pengendalian emosi saat terjadi perdebatan di antara pasangan memang harus bisa dikendalikan sedemikian rupa. Hal ini bisa mulai dari diri Anda. Redam dan mengalah saat terjadi debat kusir dengan pasangan.
Mengalah bukan berarti kalah. Anda hanya menyimpan sesuatu yang bisa berbahaya jika Anda tak mengalah. Jika Anda mau konsisten bersikap demikian, maka pasangan lama-lama akan juga mengikuti sikap Anda tersebut. - Membuat Komitmen Jangka Panjang dengan Pasangan
Membuat komitmen jangka panjang dengan pasangan
Menikah dan menjalankan sebuah rumah tangga memang membutuhkan komitmen dari pasangan. Komitmen adalah sebuah cara untuk saling meneguhkan sikap dan pandangan serta pegangan satu sama lain. Komitmen ini dilakukan untuk sebuah masa depan sebuah keluarga di masa depan untuk jangka panjang.
Maka jika Anda memang sangat serius dengan keharmonisan rumah tangga, Anda memang harus membuat komitmen jangan panjang dengan pasangan Anda. Bagaimana caranya membuat komitmen? Anda dan pasangan harus berbicara terbuka dan menyampaikan pendapat untuk saling diterima dan dipegang teguh ketika menjalankan hubungan rumah tangga.
Dengan adanya komitmen yang kemudian saling disepakati oleh kedua belah pihak, maka kemungkinan besar keharmonisan dalam keluarga akan tercipta.
- Mengutamakan Kebersamaan dalam Keluarga
Mengutamakan kebersamaan dalam keluarga
Jika Anda sudah memiliki anak, maka usahakan untuk mengutamakan atau memprioritaskan waktu kebersamaan dalam keluarga. Jangan terlalu larut dalam pekerjaan hingga kemudian mengakibatkan keluarga menjadi terabaikan.
Membuat waktu berkumpul dan beraktivitas bersama keluarga minimal seminggu sekali sudah cukup untuk sebuah keluarga untuk menjaga keharmonisan keluarga. Akhir pekan adalah waktu yang paling pas untuk sebuah keluarga melakukan kegiatan dan aktivitas bersama di dalam atau di luar rumah.
- Bijak dan Tegas dalam Menghadapi Masalah
Bijak dan tegas dalam menghadapi masalah.Dalam mengarungi sebuah rumah tangga memang sebuah pasangan atau keluarga tak akan pernah luput dari masalah atau cobaan. Nah untuk menciptakan sebuah keluarga yang harmonis, ketika ditimpa masalah, Anda sebagai kepala keluarga harus mampu bersikap tegas dan selalu berpedoman pada ajaran agama. Agama memang akan selalu menjadi solusi dan jalan keluar yang paling baik bagi setiap insan manusia.
